TUAHMARWAHNEWS.COM | PEKANBARU — Rencana perayaan malam pergantian tahun yang digagas Remaja IKRAB Kecamatan Kulim resmi dibatalkan. Agenda yang semula dirancang sebagai panggung ekspresi seni dan kreativitas anak negeri tersebut ditiadakan sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang tengah dilanda duka akibat bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera.
Kegiatan yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan, seperti panggung kreasi, drama dan tarian anak-anak, hiburan rakyat, hingga penggalangan dana sosial, akhirnya dihentikan setelah adanya imbauan dari pemerintah daerah dan aparat kepolisian. Imbauan tersebut menekankan agar masyarakat menahan diri dari aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerumunan besar, euforia berlebihan, serta penggunaan petasan pada malam pergantian tahun.
Ketua Panitia kegiatan, Dony, mengungkapkan bahwa keputusan pembatalan diambil setelah pihaknya melakukan koordinasi langsung dengan aparat kepolisian setempat.
“Setelah kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian, kami tidak mendapatkan izin keramaian. Selain itu, langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, terutama dari penggunaan petasan dan euforia yang berlebihan,” ujar Dony.
Menurutnya, panitia sepenuhnya memahami kebijakan tersebut dan menilai keputusan pembatalan merupakan langkah terbaik demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
“Kami sepakat untuk menghentikan kegiatan ini. Prinsipnya, keamanan dan kepentingan bersama harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Meski perayaan malam tahun baru ditiadakan, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tetap menjadi bagian utama dari agenda Remaja IKRAB. Panitia bersama KNPI Kecamatan Kulim sepakat mengalihkan konsep kegiatan ke arah yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua KNPI Kecamatan Kulim, Rahmat Handayani, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kedewasaan organisasi dalam menyikapi situasi sosial yang berkembang.
“Kami mendukung penuh keputusan ini. Di tengah suasana duka akibat bencana di Sumatera, tentu tidak elok jika kita larut dalam euforia,” ujar Rahmat saat ditemui media, Rabu (31/12/2025).
Sebagai pengganti kegiatan hiburan, Remaja IKRAB bersama KNPI Kecamatan Kulim akan melaksanakan aksi sosial berupa pembagian beras kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1 Januari 2026 di wilayah Kecamatan Kulim.
“Sebagai bentuk kepedulian, kegiatan kami alihkan menjadi pembagian beras. Ini adalah wujud empati sekaligus tanggung jawab sosial kami kepada masyarakat,” katanya.
Rahmat juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk materi maupun moril, terhadap rencana kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor, donatur, dan pihak-pihak yang telah membantu. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Ia berharap, ke depan sinergi antara pemuda, masyarakat, dan seluruh elemen dapat terus terjaga, sehingga berbagai kegiatan sosial dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Semoga semangat berbagi ini tidak berhenti sampai di sini. Kita berharap ke depan semakin banyak kegiatan positif yang dapat kita lakukan bersama untuk membantu sesama,” pungkas Rahmat.**
Tunda Euforia, Utamakan Kepedulian: Remaja IKRAB-KNPI Kulim Batalkan Perayaan Tahun Baru








